ISI ALKITAB YUNANI

          Alkitab Perjanjian Lama dalam bahasa Yunani ialah Kitab Suci orang-orang Yahudi di perantauan atau di diaspora, di luar Tanah Suci. Jumlah kitab, urutan dan isinya berbeda dengan Alkitab Ibrani. Perbedaan isi antara kitab-kitab Ibrani dan terjemahannya ke dalam bahasa Yunani disebabkan perbedaan antara naskah asli seperti ditulis penulis pertama dan terbitan-terbitan berikut. Adapun isi Alkitab Yunani sbb:
1. Kitab-kitab dan Alkitab Ibrani yang diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani.        Hanya teksnya di sana-sini berbeda dan ada bagian-bagian yang dihilangkan atau (terutama dalam kitab Ester dan Daniel) ditambah.
2. Kitab-kitab yang tidak terdapat dalam Alkitab Ibrani (meskipun kebanyakan aslinya ditulis dalam bahasa Ibrani atau Aram), tetapi masuk ke dalam daftar kitab-kitab suci yang diterima oleh Gereja katolik (disebut “Deuterokanonika”, atau oleh gereja-gereja Reformasi, “Apokrip”). Dalam terbitan LAI kitab-kitab itu ditempatkan sebagai suatu kelompok tersendiri sesudah kitab-kitab Alkitab Ibrani.
3. Kitab-kitab yang kadang-kadang dipakai oleh bapa-bapa Gereja serta pujangga-pujangga dahulu, tetapi tidak diterima oleh Gereja Katolik sebagai kitab-kitab suci. Kitab-kitab ini disebut “Apokrip” (istilah katolik) atau “Pseudepigrapha” (istilah gereja-gereja Reformasi). Dalam daftar yang berikut kitab-kitab itu diberi kurung.

Dengan dikecualikan kitab-kitab apokrip (pseudepigrapha) Gereja Katolik menerima kitab-kitab dan Alkitab Yunani itu sebagai kitab-kitab suci. Dalam daftar kitab-kitab suci yang resmi kitab-kitab itu diurutkan dengan urutan yang berbeda dengan urutannya dalam Alkitab Yunani.
Daftar kitab-kitab Alkitab Yunani, Septuaginta, di sini disajikan menurut terbitan Rahlfs.

I. HUKUM DAN SEJARAH

1. Kejadian,
2. Keluaran,
3. Imamat,
4. Bilangan,
5. Ulangan,
6. Yosua,
7. Hakim-hakim,
8. Rut,
9. Keempat kitab Kerajaan: 1 dan 2 Kerajaan = 1 dan 2 Samuel
3 dan 4 Kerajaan = 1 dan 2 Raja-raja
10. Paralipomena = 1 dan 2 Tawarikh,
(11. Ezra 1, apokrip),
12. Ezra 2 = Ezra-Nehemia,
13. Ester dengan bagian-bagian tambahan dalam bahasa Yunani
14. Yudit,
15. Tobit,
16. Makabe 1,
17. Makabe 2,
18. (Makabe 3),
19. (Makabe 4).

II. PENYAIR-PENYAIR DAN NABI-NABI

20. Mazrnur (Psalmoi),
21. Amsal Salomo,
22. Pengkhotbah,
23. Kidung Agung,
24. Ayub,
25. Kitab Kebijaksanaan (Salomo),
26. Bin Sirakh (Kebijaksanaan Putera Sirakh),
27. (Mazmur-mazmur Salomo),
28. Kedua belas nabi kecil (Dodeka-propheton) dalam urutan sbb: Hosea, Amos,    Mikha, Yoel, Obaja, Yunus, Nahum, Habakuk, Zefanya, Hagai, Zakharia,         Maleakhi,
29. Yesaya,
30. Yeremia.
31. Barukh (= Barukh bab 1-5),
32. Ratapan,
33. Surat Yeremia (= Barukh bab 6),
34. Yehezkiel,
35. Kisah Susana (=Daniel bab 13),
Daniel 1-12 (3:24-90 tambahan dalam bahasa Yunani),
Kisah Bel dan Naga (= Daniel 14).

Dari ke-35 kitab ini 31 diterima oleh Gereja Katolik sebagai Kitab Suci dan 4 dianggap apokrip; tujuh disebut Deuterokanonik dan dalam kitab Ester dan Daniel ada beberapa bagian Deuterokanonik.
Dalam Septuaginta terdapat pula sekumpulan lagu, yang disisipkan antara Kitab Mazmur dan Kitab Amsal. Lagu-lagu itu ialah Mazmur-mazmur yang berserakan dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, suatu doa raja Manasje (Apokrip) dan lagu “Kemuliaan kepada Allah”.